Friday, November 28, 2008

Di Dalam Sepi Itu

Serasa diri ini
Terpinggir di batas nan sepi
Tak sesiapa menemani
Di dalam sepi itu
Kembali ku mengingati mu
Lalu hati jadi rindu
Aku terperangkap dalam diri
Aku terpaedaya oleh mimpiA
ku dikejari bayang-bayang
Keterpaksaan menyiksakan
Lama ruang hati kekosongan
Lama ku menangis sendirian
Lamam hanyalah hitungan masa
Tak terluntur kenangan indah
Di antara kita
Di dalam sepi itu
Bertakhta bayangan dirimu
Mencengkam sanubariku

Rindu Belaian

Selama ini ingin ku ngerti sendiri
Entah apa saja yang kumahukan
Tiada petunjuk jalan
Biarpun apa terjadi semua kutempuhi

Mahunya biarku merasa dari mula
Biarkan semua cerita berlalu
Secara tiba-tiba
Inginku rasakan lagi semua kisah berlalu
Tak mungkin

Aku ingin merasakan belaian
Seperti yang kuidamkan
Di mana belaian
Yang kuimpikan berkunjung tiba
Seketika atau selamanya


Janji terukir antara dua hati
Hanya dibibir tanpa disedari
Rindu belaian
Di masa kesunyian
Mencengkam diri
Terdampar sepi
Bagaimanakah oh rasanya
Kau di hati hanya untuk sekali lagi

Suara Kekasih

Hadiran ombak membelai pantai
Tiada putusnya percintaan itu
Hembusnya bayangmu menyejukkan
Tapi tiada terhenti dahaga
Kerinduan suara kekasih
Membelai hatiku
Suara kekasihMembasuh lukaku

Tibanya sinar bulan di laut
Dengan ribuna alunan kemesraan
Membawa kenangan yang berlalu
Dengan ribuan warna keemasan
Suara kekasih
Membelai jiwaku
Suara kekasih
Yang menyejukkan ku

Terdengar suaramu yang suci
Pabila terkejut dari mimpi
Ku manyakinkan suara itu
Memanggil daku dengan harapan
Tapi sayangnya alunan ombak
Yang memecah diri sangkaku
Suara kekasih
Yang memanggil daku
Suara kekasih
Di malam yang indah

Bila

Bila...Ku renung potretmu
Tiada dapat ku bendung
Perasaan hatiku

Bila..
Kau tiada di sisi
Ku dirundung sepi
Menusuk naluri

Di kala
Fajar timur menyingsing
Kenangan menyusur kembali
Sewaktu kita berdua kasih

Memori
Di suatu pagi yang hening
Di bawa bersama deru bayu
Dikau menghilang tanpa relaku

Bila ku tangisi
Tiada airmata
Bila ku rindu
Kau tiada lagi di sini

Bila ku kenangi
Yang aku sedari
Kau telah pergi
Pulang entah bila lagi


Oh
Bila oh bila
Ku renung potretmu
Tiada dapat ku bendung
Perasaan hatiku

Jiwaku
Dibaluti kesedihan
Ku kini tinggal keseorangan
Tanpa dirimu sebagai teman

Monday, November 17, 2008

Memori Tercipta.....



Bergetar jiwa dipersada bercahaya

Pertemuan harapan pertama kalinya

Bergetar jiwa menghadapi mimpi-mimpi

Sukar dipercaya pintunya terbuka



Di sini jua memori tercipta

Walau seketika terjalin kasih kita

Mungkin disini kita kan terpisah

Kenangan bersama tiada kulupa


Mengalun suara sesuri bisikan hati

Seiringan mencari haluan berseni

Bergetar jiwa menghadapi mimpi-mimpi

Tiada pon terduga pintunya terbuka



Di sini jua memori tercipta

Walau seketika terjalin kasih kita

Mungkin di sini kita kan terpisah

Kenangan bersama tiada ku lupa


Yang terpahit jua termanis

Semuanya bagiku terindah

Kuingati buat selama-lamanya
Di sini jua memori tercipta



Walau seketika terjalin kasih kita

Mungkin disini kita kan terpisah

Kenangan bersama tiada kulupa
Mungkin disini kita kan terpisah


Kenangan bersama

Mungkin disini kita kan terpisah

Kenangan bersama tiada kulupa

Wednesday, November 12, 2008

Menunggumu


Mengisi jiwa

Merindukan kisahKita berdua

Yang tak pernah bisa

Akan terlupa
Bila rindu ini

masih milikmu



Kuhadirkan sebuah tanya untukmu

Harus berapa lama

aku menunggumu...........Aku menunggumu



Di dalam masa indah

Saat bersamamu


Yang tak pernah bisa

Akan terlupa

Pandangan matanya
Menghancurkan jiwa

Dengan segenap cinta

Aku bertanyaAku menunggumu
Dalam hati ku menunggu

Dalam hati ku menungguAku…


Dalam lelah ku menunggu

Dalam letih ku menungguAku…Masih menunggu
Bila rindu ini masih milikmu

Kuhadirkan sebuah kisah…



Harus berapa lama,

harus berapa lamaAku menunggumu,

aku menunggumu

Aku menunggu…aku menunggumu